Peringkat 2 Siswa Berprestasi Tahu 2019

Ibnu Arga P Meraih Peringkat 2 Siswa Berprestasi SMP Tahun 2019

Practice Conversation in Cross Culture Indonesia - Denmark

Praktik Berbahasa Inggris dalam Tema Pertukaran Budaya Indonesia - Denmark

Kegiatan LDk Dewan Kerja Pramuka Tahun 2019

Bertempat di Gunung Prau LDK dan Pengukuhan Dewan Kerja Pramuka SMP N 2 Selomerto akhirnya selesai dilaksanakan

Perolehan peringkat 3 kejuaraan Taekwondo tingkat nasional

Prestasi luar biasa dan tiada henti.

Kamis, 29 Maret 2018

Pesona Gebyar Karya SMP N2 Selomerto 28 Maret 2018 di Alun-alun Wonosobo

Pergelaran Gebyar Karya yang diselenggarakan SMP Negeri 2 Selomerto di Alun-alun Kota Wonosobo, Rabu (28/3) mendapat respons sangat positif dari masyarakat. Ribuan warga menyaksikan langsung beragam pentas kesenian, seperti tari 300 topeng, sendratari hangruwat, seni musik bundengan, hingga parade gamelan, puisi, lukis kanvas sepanjang 20 meter dan kembul bujana menjadi hiburan edukatif.



Sejumlah warga yang memiliki putera-puteri tengah berada di bangku kelas 6 SD, bahkan mengaku kagum dan akan memilih SMP Negeri 2 Selomerto untuk jenjang pendidikan selanjutnya. “Inisiatif untuk menggelar karya siswa-siswi di ruang publik seperti ini sangat bagus bagi pembentukan karakter anak, karena akan membentuk kepercayaan diri dan keberanian untuk menunjukkan bakat mereka,” tutur Maman Abdurahman (37), penonton asal Sudagaran, Wonosobo.

Terbentuknya karakter siswa, diakui Ketua Panitia Gebyar Karya Sperosel 2018, One Andang Wardoyo. “Tujuan kegiatan ini adalah membangun karakter anak melalui seni budaya, keterampilan, dan pengetahuan agar kelak mereka tumbuh menjadi generasi yang unggul dan memiliki kepercayaan diri kuat untuk bersaing di lingkup global,” terang Andang.

Alun-alun dipilih sebagai tempat pergelaran Gebyar Karya, menurut dia, juga agar dapat menjadi pembelajaran bagi publik, serta menyediakan ruang yang luas bagi kreasi para siswa. Sejumlah kegiatan unik selain pentas seni dan unjuk keterampilan para siswa, disebut Andang juga dapat menjadi pembelajaran penting, seperti kembul bujono antara siswa dengan orang tua/wali mereka masing-masing.

“Even unik berupa makan bersama siswa dengan orang tua masing-masing ini akan mampu menguatkan ikatan batin atau chemistry sehingga menanamkan budi pekerti luhur bagi anak,” lanjutnya.

Apresiasi juga datang dari Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Musyafak. Even luar biasa yang diakui oleh Musyafak masih jarang dijumpai di sekolah lain. Dia berharap, kegiatan ini dapat menjadi pembelajaran, agar kelak semakin banyak sekolah yang menggelar kegiatan positif serupa.

“Pemkab Wonosobo sangat mengapresiasi langkah SMP Negeri 2 Selomerto untuk menampilkan kesenian khas daerah seperti bundengan dan tari topeng serta beragam bentuk kesenian lain, dan berharap agar kelak dapat menjadi contoh bagi sekolah lainnya di Wonosobo untuk memajukan

dan membangun karakter siswa,” ungkap Musyafak.

Upaya memajukan sektor pendidikan di Wonosobo, menurut Musyafak memang selayaknya didukung semua pihak, tidak hanya pemerintah yang bekerja sendiri. Sehingga contoh dari SMP Negeri 2 Selomerto yang mampu membiayai kegiatan secara mandiri dengan didukung sejumlah lembaga sponsor selayaknya juga dilakukan sekolah-sekolah lainnya

Sumber : http://www.wawasan.co/home/detail/3207/Gebyar-Karya-SMPN-2-Selomerto-Penuh-Pesona